SOLID GOLD BERJANGKA – Sebuah ekonomi melemah, deflasi, utang publik besar-besaran, suku bunga negatif dan warga menua tidak kelihatan seperti alasan yang baik untuk mata uang suatu negara melonjak, tapi itulah yang terjadi pada Yen Jepang setelah orang Inggris memastikan untuk meninggalkan Uni Eropa.

Pada fenomena safe-haven benar membuat sakit kepala yang sangat besar bagi pemerintah Jepang dengan beberapa pilihan mudah untuk mengekang kenaikan yang buruk dapat merugikan eksportir bangsa dan bisa mendorong ekonomi kembali ke resesi. Yen menguat adalah alasan utama untuk penurunan 8 persen di bursa Jepang pada Jumat lalu ketika orang Brexit semakin jelas.
Sebuah data studi oleh Dana Moneter Internasional pada tahun 2013 telah menunjukan bahwa Yen telah menguat secara tajam karena kenaikan yang dipersepsikan dalam risiko global, setidaknya sebanyak dua belas kalo sejak pertengahan tahun 1990-an.
Ketika dunia sedang menghadapi gangguan keuangan atau politik besar, para investor akan mencari tempat yang relatif aman untuk investasi uang mereka, tempat untuk bersembunyi dengan sedikit risiko downside, dan meskipun latar belakang ekonomi yang mengerikan, Jepang dan Yen adalah aset yang di pandang sebagai salah satu untuk saf haven.
Ekonom di Fujitsu Research Institute di Tokyo Mr.Martin Schulz mengatakan, “dan ketika risiko meningkat, anda sedang mencari sebuah ‘bank’ yang aman, saati ini Jepang adalah bankir yang aman untuk dunia. – SOLID GOLD BERJANGKA
Sumber : Reuters